`

Wrap-Up 1st TOIKI Camp: Satu Malam untuk Selamanya

>> Jumat, 22 November 2013


Bertempat di Kampus Lapangan Geologi Bayat, Yogyakarta (9 -10 Nov 2013), TOIKI Camp yang pertama telah sukses diselenggarakan dengan lancar. Angkatan alumni TOIKI mulai 2008 hingga 2013 hadir dan berkontribusi aktif dalam acara temu alumni olimpiade ilmu kebumian pertama di Indonesia ini. Apa saja acara yang mewarnai TOIKI Camp dan bagaimana serunya alumni 6 angkatan kembali bernostalgia masa-masa pelatnas?

Berbasah-basah dalam Peresmian Angkatan 2013
Pada saat TOIKI Camp diselenggarakan, angkatan TOIKI 2013 tengah menjalankan minggu ketiga dari Pelatnas 1 mereka. Pada Sabtu (9/11), angkatan 2013 yang berjumlah 31 orang berkunjung ke singkapan-singkapan di daerah Bayat dan setelah itu langsung menuju kampus lapangan Bayat untuk bergabung dengan TOIKI Camp. Para panitia dan alumni ternyata telah mempersiapkan kejutan khusus yaitu “upacara” peresmian alumni. Pertama-tama, anak-anak 2013 diatur dalam barisan yang berhadap-hadapan dengan alumni. Satu persatu mereka memperkenalkan diri pada “tetua-tetua” mereka yang hadir. Kemudian, baik 2013 maupun alumni membugarkan badan dengan push-up dan sit-up dipandu oleh panitia. Setelah itu, angkatan 2013 kembali berbaris sambil mengucapkan “IKRAR ALUMNI TOIKI” dipimpin oleh Sarah Sausan (2008) sebagai wakil dari generasi Pelatnas pertama. Tak ada yang mengira bahwa alumni telah mempersiapkan plastik-plastik berisi air! Maka begitu ikrar alumni usai pecahlah “perang” berbasah-basah yang diiringi gelak tawa (angkatan 2013 sudah diberitahu untuk membawa baju ganti). Suasana akrab, menyenangkan, dan penuh surprise tersebut mempererat kekeluargaan antar alumni TOIKI.

Suasana Peresmian Angkatan TOIKI 2013


Photobooth TOIKI Camp
Pada arena lapangan kampus lapangan, panitia telah menyiapkan “photobooth” selebar 3 m x 3 layaknya premiere film untuk memuaskan dahaga peserta camp dalam bernarsis ria. Para alumni pun berlomba-lomba mengabadikan momen camp di depannya. Beberapa angkatan juga ikut berfoto dan inilah hasilnya:
photobooth TOIKI Camp 2013


Apresiasi Luar Biasa dari Dr.Hendra Amijaya untuk Alumni yang Hadir

Setelah puas berkenalan dengan angkatan 2013 (yang kemudian langsung kembali ke lokasi pelatnas) dan berfoto-foto ria, pada malam harinya acara puncak TOIKI Camp dimulai. Dipandu oleh Ardy Ramadhan (2008) dan Alfredo di Stefano (UGM), acara dibuka dengan meriah dengan makan malam bersama beriringan pantun dan juga perkenalan antar alumni dan dengan tim pembina yang hadir, yakni Dr. Donatus Hendra Amijaya, Pentatok Kuncoro, S.T., dan Sapto Samodra, M.T. Setelah puas menyantap ayam goreng, Pak Hendra selaku ketua pembina memimpin pembukaan diskusi alumni dengan mengutarakan alasan diadakannya TOIKI Camp. Alasannya adalah bahwa perolehan medali tim Indonesia yang stagnan di PERAK, sedangkan negara peraih EMAS tidak melaksanaan pembinaan seintensif Indonesia. Usut punya usut, negara langganan Juara seperti Korea dan Taiwan telah memiliki kurikulum Earth Science di sekolah. Hal ini sangat berbeda dengan Indonesia di mana tidak ada pelajaran Kebumian di SMA, dan Kebumian hanya dibahas kulitnya saja di Geografi fisik. Maka dari itu, peran alumni TOIKI sangatlah penting dalam usaha meningkatkan kualitas calon peserta OSN Kebumian secara lebih baik dan merata, sehingga level penguasaan Kebumian fresh starter dapat jauh lebih meningkat dari sekarang. “Saya sangat mengapresiasi Anda yang sudah berkorban untuk menghadiri TOIKI Camp,” ujar beliau, “diibaratkan dengan kelas, Anda semua adalah 20% siswa yang “aneh”, yang mau berbuat lebih bagi almamater olimpiadenya, demi mengharumkan nama bangsa.”

Dr. Hendra Amijaya pada TOIKI Camp 2013
Beliau pun menawarkan 4 strategi untuk meningkatkan literasi siswa-siswi SMA di Indonesia yang melatar belakangi terbentuknya Ikatan Alumni TOIKI.

Sesi Curahan Hati Api Unggun dan Outbond Minggu Pagi
Terbentuknya kepengurusan TOIKI tepat pada pukul 23.30 WIB, tidak mengurangi semangat para alumni untuk tetap bercengkrama bersama. Rasa kantuk pun sirna ketika semua berkumpul di tepi api unggun di lapangan kampus Bayat sambil menikmati slide foto-foto zaman Pelatnas. “Curhat” ynag dipimpin Alfredo di Stefano (UGM, ketua tim asisten TOIKI 2012 dan 2013) pun mengulik berbagai cerita dari para alumni. “Terbongkar”lah salah satu faktor yang dikeluhkan alumni terutama yang telah mencicipi IESO, yaitu kurangnya porsi latihan soal yang menekankan pada logika sepanjang pelatnas. Padahal, tipe tersebut adalah tipe utama pada IESO. Juga cerita-cerita mengenai jam belajar di pelatnas yang padat, pentingnya membaca buku referensi, dan studi kasus regional. Input berharga dari berkumpulnya para alumni ini merupakan hal yang sangat berharga dan hanya dapat maksimal jika bertemu dalam ajang seperti TOIKI Camp, dan langsung diteruskan kepada pembina.
               Esok paginya pada Minggu (9 Nov), beberapa alumni harus kembali ke daerah masing-masing untuk acara yang tertentu. Beberapa yang masih di Bayat kembali berolahraga dan olahtawa melalui outbound kecil. Semakin terasa kekeluargaan dan semakin erat networking yang terjalin di antara para alumni. Akhirnya pada siang harinya, peserta di antar kembali ke kota Yogyakarta sambil membawa kenangan bersejarah sebagai peserta TOIKI Camp yang paling pertama.

               Demikian reportasi 1st TOIKI Camp, ingin ikut TOIKI Camp yang kedua? tunggu dua tahun dari sekarang! J

Evan Sugianto Afil, TOIKI 2012 Kesan Pesan gueee : TOIKI Camp seru bangettttttttttttttttttt. Terutama game nya. Dari sana kita bisa kenal alumni" dari angkatan lain. Selain itu, saya juga bisa bernostalgia dengan ilmu kebumian dan Jogjakarta.

Anarita Widyaningrum, ketua Ikatan Alumni TOIKI 2013-2015  Kesanku, TOIKI camp salah satu kegiatan yang sangat oke sekalii... Pada umumnya peserta TOIKI hanya mengenal temen satu angkatan aja tapi lewat camp ini bisa kenal lebih banyak lagi dari angkatan yang paling bontot (tua) sampe yang paling muda..1st TOIKI Camp adalah awal mula yg baik dan harus rutin diadakan baik 2 tahun sekali atau bahkan setaun sekali Dari camp trsebut, selain bisa saling kenal, juga bisa saling berbagi pengalaman seperti yg sudah mengikuti IESO, selain itu juga bisa mendengar pendapat para alumni bagaimana rasanya selama pelatnas dulu, adakah kelebihan dan kekurangan yg dirasakan sehingga bisa untuk evaluasi tahun depan dan tahun-tahun selanjutnya supaya prestasi TOIKI makin meningkat. Pesan: TOIKI diadakan rutin dengan mengundang lebih banyak lagi peserta lewat publikasi yg lebih gencar lagi.


Read more...
Loading...

Tentang TOIKI.or.id

TOIKI.or.id merupakan situs resmi dari Tim Olimpiade Kebumian Indonesia yang menyediakan berita terbaru seputar Olimpiade Kebumian, materi-materi belajar Kebumian dalam KebumianZone, dan toko resmi buku-buku dan peralatan penunjang pelatihan Olimpiade Kebumian.

Kontak TOIKI

Pembina
Dr. D. Hendra Amijaya, ST, MT
d/a Teknik Geologi UGM
Jl. Grafika 2 Yogyakarta 55281

lebih lanjut >>


  © Blogger template Simple n' Sweet by Ourblogtemplates.com, improved bySaushine2011

Back to TOP