`

Berpusing-pusing dengan Ekman Spiral

>> Rabu, 12 Mei 2010

Posting ini direquest oleh Nabila. Aku juga mau dong, request!


Efek Coriolis nggak hanya memaksa angin-angin di bumi “main serong”, tapi mempengaruhi arus laut juga! Fenomena ini pertama kali di amati oleh Pak Vagn Walfird Ekman, seorang oseanografer hebat asal Swedia. Karena jasa beliau itulah, pembelokan arus laut oleh gaya Coriolis ini dinamai “efek Ekman”.

Seperti yang kita tahu, ada dua macam arus laut, yaitu arus laut permukaan dan arus laut dalam. Arus laut permukaan ditimbulkan oleh angin, sedangkan arus laut dalam mengalir karena perbedaan densitas air laut. Nah, arus laut permukaan inilah yang mengalami Efek Ekman. Karena efek Ekman, arah pergerakan arus laut tidak sama persis dengan arah angin yang menimbulkannya, tetapi berbelok sebesar 45° ke kanan di BBU dan 45° di BBS relatif terhadap arah angin. Jadi, misalkan ada angin yang menuju Utara bertiup  di atas lautan di BBU, maka arus laut permukaan yang terbentuk bukan menuju Utara, tetapi menuju ke Timur Laut. Paham?

Nah, sekarang kita harus sedikit “berputar-putar” nih, karena kita akan membahas Ekman Spiral.
Bayangkan bahwa laut itu terdiri atas banyak lapisan air. Seperti yang sudah kau mengerti, lapisan air laut teratas, sebut saja lapisan A, berbelok sebesar 45° dari angin yang menimbulkannya. Nah, di bawah lapisan A terdapat lapisan B yang juga bergerak dengan pembelokan sebesar 45° dari lapisan A. Di bawah lapisan B terdapat lapisan C yang lagi-lagi menyerong sebesar 45° dari lapisan B dan teruuuuus begitu sampai-sampai membentuk spiral!
Photobucket


Makin dalam, Efek Ekman makin berkurang dan arus permukaan juga makin lemah. Ini direpresentasikan dengan panjang dan arah panah pada gambar di atas (panah itu menunjukkan vektor gerakan air laut). Jadi, setelah dihitung-hitung pakai ilmu vektor, ternyata perpindahan massa air laut akibat efek Ekman secara akumulasi berarah 90° ke kanan di BBU dan 90° di BBS. Perpindahan ini disebut Ekman Transport.
Hati-hati, jangan sampai terbalik ya, geosciensters ! 
Arus laut permukaan berbelok sebesar 45° dari angin yang membentuknya, TAPI perpindahan air laut secara total sebesar 90°!

Semoga bisa memecahkan kebingunganmu J !

1 komentar:

Novan,  29 Juli 2012 20.21  

Oalah makasih buat kakak2 yg baik hati yg mau nge share. oh iya nanya dong kak, kalo praktek oseonya biasanya apa aja? thanks^^

Posting Komentar

Tentang TOIKI.or.id

TOIKI.or.id merupakan situs resmi dari Tim Olimpiade Kebumian Indonesia yang menyediakan berita terbaru seputar Olimpiade Kebumian, materi-materi belajar Kebumian dalam KebumianZone, dan toko resmi buku-buku dan peralatan penunjang pelatihan Olimpiade Kebumian.

Kontak TOIKI

Pembina
Dr. D. Hendra Amijaya, ST, MT
d/a Teknik Geologi UGM
Jl. Grafika 2 Yogyakarta 55281

lebih lanjut >>


  © Blogger template Simple n' Sweet by Ourblogtemplates.com, improved bySaushine2011

Back to TOP