Mesosfer = Lapisan Atmosfer Terdingin, Tapi Membakar Meteor?

>> Selasa, 04 Mei 2010

Posting ini direquest oleh Irsyad. Aku juga mau request!


Sudah ada mesosfer setebal 20 kilometer, eh masih banyak juga meteor-meteor yang nyelonong menyambangi permukaan bumi kita seperti di Teluk Bone dan Duren Sawit (Jakarta) baru-baru ini. Gimana kalau nggak ada sama sekali ya.. wah pastinya kehidupan di bumi ga mungkin ada. By the way, ngerasa aneh ga sih, geosciensters, bukannya mesosfer itu lapisan terdingin dengan suhu sampai -100°C, tapi kok bisa “membakar” meteor?

Photobucket


Sebenarnya ini ga aneh loh, geosciensters. Jawabannya: gesekan.

Pernah kan, waktu udara dingin, kamu menggosokkan kedua telapak tanganmu biar hangat? Begitu jugalah cara kerja mesosfer. Mesosfer memiliki cukup densitas untuk “menggosok” meteor-meteor yang masuk ke bumi sampai terbakar. Apalagi meteor-meteor itu jatuh bebas dengan kecepatan yang luar biasa, bisa dibayangkan gaya geseknya besar sekali!

Pertanyaannya: mengapa yang membakar meteor bukan lapisan termosfer saja, yang jauh lebih panas?

Sebenarnya, termosfer dan eksosfer itu tidak sepanas yang diberitakan!
Kalau kamu membawa thermometer biasa ke atas sana dan mengukur suhunya, kamu akan dapatkan hasil pengukuran yang super dingin! Kok bisa?

Seperti yang kamu tahu, makin panas suatu zat, maka gerak partikelnya semakin cepat. Partikel-partikel udara di termosfer bagian tengah sampai eksosfer bergerak sangat cepat, secepat partikel yang bersuhu ratusan derajat Celcius. Tapi, udara disana tipiiiiiiis sekali dengan jumlah partikel sangat sedikiiiiiiit. Padahal kebanyakan energy yang diserap thermometer atau dirasakan oleh kulit/meteor berasal dari konduksi. Jadi, walaupun suhu partikel udaranya tinggi sekali, tetapi jumlahnya terlalu sedikit sehingga suhu lingkungannya rendah sekali. Begitu… Jadi meteor sih aman-aman saja melewati eksosfer dan termosfer yang “hot” sampai akhirnya dihadang si mesosfer yang “cool” . Hehehe.

Mesosfer itu ibarat pedang bermata dua (bagi manusia sih). Di satu sisi dia berjasa melindungi bumi dari bombardir meteor, tapi di sisi lain mesosfer bisa juga membakar pesawat luar angkasa yang kita luncurkan dengan biaya jutaan dolar. Solusinya? perlindungan ekstra. Badan pesawat ulang-alik/satelit dilapisi bahan-bahan yang tahan panas, seperti berilium, tungsten, karbon-karbon reinforsi,dan  karbon ablatif sehingga tahan dari gaya gesek nan hot dari mesosfer.

Photobucket

7 komentar:

L Andy 26 Mei 2010 00.07  

kren bnget blog2 qmu...

saluutt...


qmu ank geo jga ya...

Anonim,  1 Maret 2011 20.45  

hebat...!! memberi banyak info banget.. thx yah!! :)

jokammedia 7 Juni 2012 10.43  

tanks atas artikelnya, numpang baca njeeh,,

tuti,  14 Februari 2013 07.43  

makasih yaaaa... atas penjelasannya!!!!
super lengkap eihhh...
thank you ^_^

Luichi Chi 23 Februari 2013 21.48  

asyik deh artikelnya :D

Nabila,  7 Juni 2013 01.30  

Wah, hebat ini ka..
Terimakasih ya, ini sangat bermanfaat, pertanyaan saya sekarang sudah ada jawabannya ;)

Feby Mustabsyirah 18 April 2016 06.43  

Maksih kk atas jwbnnya, intinya adalah gesekan yg terjadi pada lapisan mesosfer..😀😀

Posting Komentar

Tentang TOIKI.or.id

TOIKI.or.id merupakan situs resmi dari Tim Olimpiade Kebumian Indonesia yang menyediakan berita terbaru seputar Olimpiade Kebumian, materi-materi belajar Kebumian dalam KebumianZone, dan toko resmi buku-buku dan peralatan penunjang pelatihan Olimpiade Kebumian.

Kontak TOIKI

Pembina
Dr. D. Hendra Amijaya, ST, MT
d/a Teknik Geologi UGM
Jl. Grafika 2 Yogyakarta 55281

lebih lanjut >>


  © Blogger template Simple n' Sweet by Ourblogtemplates.com, improved bySaushine2011

Back to TOP