Nge-Trig untuk Cari Ketebalan Lapisan

>> Jumat, 04 Juni 2010

Luthfi mengatakan... 
kak sau, bahas tentang pengukuran stratigrafi dong. Kan peta geologi, strike, sama dip kan udah, sekalian hitung-hitungannya. Misalnya buat ngukur kedalaman singkapan dll. Makasih :)

Sebenarnya, mengukur ketebalan lapisan batuan gak butuh ilmu kebumian, apalagi ilmu nujum... Cukup punya basic ilmu trigonometri lalu pakai nalar sedikit, voila! Ketahuan sudah true depth-nya.

Tapi, ketebalan “sesungguhnya” kayak bagaimana sih ? Sekarang, coba ambil buku terdekat di sekitarmu dan sebuah penggaris. Ukur tebalnya. Pastinya, kamu akan menempatkan penggaris itu dalam posisi lurus, seperti yang diilustrasikan pada gambar berikut.
Photobucket
Inilah ketebalan sesungguhnya.



Bagaimana kalau penggaris itu miring seperti ini?
Photobucket


Hasil yang terbaca adalah ketebalan semu.

Lapisan batuan pun begitu; kamu harus mengukur ketebalan yang tegak lurus dari dasar/atas lapisan.

Masalahnya, sering ahli geologi berjalan-jalan di bukit lalu menemukan singkapan batuan yang terpotong miring sehingga ketebalan yang diukur adalah ketebalan semu. Tidak ada data lain kecuali strike dan dip batuan, serta kemiringan lereng bukit (slope). Padahal, data ketebalan asli super duper vital dalam mencari sumber batubara, misalnya, sehingga potensi ekonominya (berapa kg batubara yang bisa dihasilkan) dapat diketahui sebelum mulai mengeksplorasi. Gimana dong?

{untuk mengingatkan:
dip adalah sudut kemiringan lapisan batuan diukur dari bidang horizontal. Lambang: d
Slope berarti sudut kemiringan lereng diukur dari bidang horizontal. Lambang: s
Tebal sesungguhnya dilambangkan dengan t. Tebal semu dilambangkan dengan w.
Semua pengukuran ini mengasumsikan bahwa “pemotongan” tegak lurus strike (dengan kata lain, true dip-lah yang dipakai).
Lebih jauh tentang dip dan strike ada di artikel Aku Peta.. Aku Peta... Aku Peta Geologi!}

Kasus #1 : dip lapisan searah dengan slope, Dip > Slope
Photobucket



Kasus #2: dip lapisan searah dengan slope, Dip > Slope
Photobucket



Kasus #3 : dip lapisan berlawanan dengan slope, Dip > Slope
Photobucket



Kasus #4: dip lapisan berlawanan dengan slope, Dip > Slope
Photobucket


Kasus #5 : Lapisan Horizontal
Photobucket



Kasus #6: Lapisan Vertikal
Photobucket


Gampang ‘kan?
Jika ada pertanyaan, monggo tuliskan di field komentar di bawah ini  terimakasih!

2 komentar:

Abdul Razaq 9 April 2013 18.22  

mengapa yang sudut yang dicari tuh sudut kemiringan lapisan terhadap lereng?

dan kenapa di setiap persamaannya tuh nilai sin tetep sin, ga berubah jadi cos atau tan,,. ???

makasih untuk jawabannya

Anonim,  31 Oktober 2014 20.17  

gimana rumus perhitungan ketebalan yang tidak tegak lurus strike?

Posting Komentar

Tentang TOIKI.or.id

TOIKI.or.id merupakan situs resmi dari Tim Olimpiade Kebumian Indonesia yang menyediakan berita terbaru seputar Olimpiade Kebumian, materi-materi belajar Kebumian dalam KebumianZone, dan toko resmi buku-buku dan peralatan penunjang pelatihan Olimpiade Kebumian.

Kontak TOIKI

Pembina
Dr. D. Hendra Amijaya, ST, MT
d/a Teknik Geologi UGM
Jl. Grafika 2 Yogyakarta 55281

lebih lanjut >>


  © Blogger template Simple n' Sweet by Ourblogtemplates.com, improved bySaushine2011

Back to TOP