IESO 2010 di Yogyakarta, Ngapain aja sih?

>> Selasa, 14 September 2010



Tahun 2010 ini memang tahunnya geosains di Indonesia. Gimana nggak, geosciensters, kita jadi tuan rumah 4th  International Earth Science Olympiad!!! Wuahhh...super! ini acara, yang jadi tujuan akhir kita semua ... dimana anak-anak Indonesia yang ingin membawa nama merah putih dalam event ini  harus terlebih dahulu “selamat” dari OSN tingkat sekolah, OSN Tingkat Kota, OSN tingkat Provinsi, OSN tingkat Nasional, Pelatnas I, Pelatnas II, Pelatnas III, Pelatnas IV, Pemantapan Akhir. Busetdaaah, 10 lapis seleksi men! 
Lapis legit khas Malang aja kalah tuh! -_- 
Dan inilah pejuang-pejuang geosains dalam 4th IESO di Yogyakarta : Ardy Ramadhan (SMAN 48 Jakarta), Ega Gita Prasastia (SMAN 2 Purwokerto), Fajar Febriani Amanda (SMAN 1 Banjarnegara), Asri Oktavioni (SMAN 8 Jakarta), Rio Priandi Nugroho (SMAN 3 Yogyakarta), Liamsi Kamil (MAN Insan Cendikia Serpong), dan Punia Raharja (SMAN 1 Amlapura). Semuanya berstatus kelas XII kecuali Asri dan Kamil.
geosciensters tahu doooong kalau dalam OSN 2010 Medan ini mereka berdua sukses merebut emas!
Tapi... selama 19-28 Agustus 2010 ini mereka ngapain aja sih? Masak tes tes tes tes melulu?
Makanya, jangan lewatkan liputan ekslusif KebumianZone pada event IESO 2010 ini!!!! (Lagipula KebumianZone lagi berdomisili di Jogja nih, jadi mantep baaanget deh hahahhahaha)

Nggak sabar nunggu tanggal 19? Nah, KebumianZone bocorin dikit nih kegiatan apa aja yang bakal dilakukan di Jogja selama seminggu kedepan!

Day 1 (19 Sept) – Arrival & Registation, Welcome Dinner
Peserta dari 18 negara (selain Indonesia) diharapkan udah dateng hari Minggu depan. Ke 18 negara tersebut antara lain AS, Filipina, India, Italia, Jepang, Kamboja, Korea, Kuwait, Maladewa, Nepal, Nigeria, Rumania, Rusia, Sri Lanka, Taiwan, Thailand, dan Ukraina. Oya, Prancis juga ikut, tapi hanya sebagai observer. Jadi, Prancis nggak ngirim peserta untuk bertanding di IESO... sekedar jadi pengamat aja (waktu IESO ke 2 di Filipina Indonesia pun tidak mengirimkan wakil dan hanya jadi observer).

Biasanya, tim panitia bakal menjemput delegasi di bandara dan mengantar langsung ke tempat acara. Setelah registrasi, pembagian kit seperti tas, kartu peserta, buku panduan, dsb-dsb, delegasi bisa langsung menikmati dinner mewah nan lezat (nyammm) lalu tidur di kasur empuk hotel mewah (nyesss) *sengaja KebumianZone iming-imingi kamu biar tambah semangat belajar kebumiannya :D

Day 2 (20 Sept) - Opening Ceremony, Ice Break Party, International Jury Meeting
Yey, akhirnya IESO 2010 resmi dibuka! Pak SBY datang nggak ya? Kalau di IESO 2009 Taiwan kemarin sih yang datang Menteri Pendidikan aja. Tapi kalau Indonesia, nggak afdhol deh acara internasional nggak dibuka pimpinan tertinggi negara... so kita tunggu aja nanti. Upacara pembukaan jangan dibayangin orang-orang dari 19 negara dijemur di lapangan... upacaranya berlangsung di hall mewah dong. Diisi juga dengan acara hiburan yang menarik.

Ice Break Party adalah pesta mecah-mecahin es. Sumpah nggak bohong! Tapi bukan es balok beneran, melainkan memecahkan hati para peserta IESO yang masih “beku” hehehehe. Agar lebih akrab, diadakan pesta kecil (biasanya waktu dinner) yang berisi pemutaran video perkenalan dari masing-masing tim. Jadi kemaren kakak-kakak yang ikut IESO pada ngeributin video di status Facebooknya maksudnya ya ini... hehehe. Pada akhir acara, diharapkan tiap peserta udah saling mengenal sekolah, tempat tinggal, hobi, dsb peserta dari negara lain. Ada bahan obrolan seru deh ...

Khusus untuk para juri IESO, setelah ice break party beliau-beliau berkumpul untuk mem-fix-kan dan menerjemahkan soal yang akan dikerjakan para peserta esok harinya.

Day 3 (21 Sept)  – Written Test, Cultural Excursion
Ini nih penentuan 70% nilai yang diperoleh peserta: Written Test! Di hari yang mendebarkan ini, peserta IESO bakal mengerjakan soal tes tertulis. Tapi tenang, setelah 2-3 jam memeras otak abis-abisan, kita bisa melepaskan ketegangan dengan jalan-jalan ke Museum Gunung Merapi, Kraton Yogyakarta, Candi Borobudur, Candi Prambanan, Taman Pintar, Malioboro, dan menyaksikan Pentas Ramayana. Weks, seharian doang buat objek wisata segitu banyak? Nggak dong... kan wisatabakal berlangsung tiga kali, yaitu hari ini, tanggal 23 dan tanggal 24, jadi objek-objek wisata tadi bakal dikunjungi dalam tiga hari.

Day 4 (22 Sept)  – Practical Test
Nilai tes praktek memang cuma 30%, tapiiii ini juga sangat penting! Dalam kebumian, tidak ada gunanya teori cemerlang tanpa bisa menerapkan di lapangan. Nah lho! Makanya hari ini secara maraton peserta mengunjungi Kali Ngalang, Gunung Kidul (bidang geologi); Lapangan GSP UGM (bidang meteorologi); Lapangan TNI AU Gading, Gunung Kidul (pengamatan astronomi); dan Pantai Baron, Gunung Kidul (bidang oseanografi).

Semangat yaaa kawaaaan!! TT


gambar: lokasi tes praktek di Kali Ngalang























Day 5 (23 Sept) : Scientific Excursion
Day 6 (24 Sept) : School visit, Cultural Program
Day 7 (25 Sept) : Field Test, Presentation Preparation
Day 8 (26 Sept) : Studium General, Presentation, International Jury Meeting
Day 9 (27 Sept) : Closing Ceremony, Farewell Party


Mau tahu apa yang bakal terjadi di hari 5-9 IESO?? Nantikan lanjutannya malam besok!

0 komentar:

Posting Komentar

Tentang TOIKI.or.id

TOIKI.or.id merupakan situs resmi dari Tim Olimpiade Kebumian Indonesia yang menyediakan berita terbaru seputar Olimpiade Kebumian, materi-materi belajar Kebumian dalam KebumianZone, dan toko resmi buku-buku dan peralatan penunjang pelatihan Olimpiade Kebumian.

Kontak TOIKI

Pembina
Dr. D. Hendra Amijaya, ST, MT
d/a Teknik Geologi UGM
Jl. Grafika 2 Yogyakarta 55281

lebih lanjut >>


  © Blogger template Simple n' Sweet by Ourblogtemplates.com, improved bySaushine2011

Back to TOP