`

Konsep Penanggalan Relatif dan Absolut – Part I

>> Kamis, 25 November 2010

Kak,,,, mhon Posting tntang Radioaktivitas,,,, mlai dr dsar kl bs,,,, Maklum Ank IPS,,,,,, ava_geoscientistkediri 
Geologi selalu bersinggungan dengan waktu. Setiap kali kita berhadapan dengan suatu tubuh batuan, penting banget bagi kita untuk menjawab: batuan ini kapan terbentuknya ya?

Nah, untuk menjawabnya, geologi ngasih kita dua senjata ampuh: penanggalan relatif dan penanggalan absolut. Penanggalan relatif menjawab antara batuan A dan batuan B lebih tua yang mana. Cara tahunya? Kita bisa menerapkan hukum-hukum geologi: seperti Superposisi, Cross-cutting relationship, hukum inklusi, dsb.

Kamu udah pernah baca tentang hukum-hukum di atas? Kalau sudah, silakan lanjutkan membaca artikel ini. Kalau belum, baca dulu posting: hukum-hukum geologi. Penting buat minimal sekedar tahu, karena kalau nggak ada basic tentang hukum-hukum geologi sama sekali, kamu akan kesulitan memahami artikel ini..

Oke, semua udah baca tentang hukum-hukum geologi? Baguuus... mari kita lanjutkan! :)

Untuk melatih pemahaman kita soal penanggalan relatif, mari kita kerjakan soal KebumianTryout#2, Oktober 2010 ini.

6. perhatikan gambar berikut. Manakah yang benar?
a. granit terbentuk bersamaan dengan batupasir
b. granit terbentuk sebelum batupasir
c. granit terbentuk setelah batupasir
d. granit berada di atas batupasir
e. umur granit dan batupasir tidak bisa ditentukan

Kita lihat pada gambar, ada pecahan-pecahan batu warna coklat (yaitu pecahan batupasir) masuk ke dalam batuan yang berwarna merah (granit). Dengan begini udah jelas dong, kita harus memakai hukum inklusi yang berbunyi:

Jika ada fragmen batuan yang terinklusi dalam suatu perlapisan batuan, maka perlapisan batuan itu terbentuk setelah fragmen batuan.”

Maksud hukum di atas, kalau ada pecahan batuan A yang ‘nebeng’ di dalam batuan B, pertama-tama pecahan batuan A harus ada terlebih dahulu, barulah terbentuk batuan B yang menimbun pecahan batuan A. Untuk kasus no.6, memang begitulah jawaban yang logis: harus ada batupasir dulu, barulah batupasir itu diterobos granit, dan beberapa fragmen batu pasir ngikut di dalam granit. Nggak mungkin dong granit makblek terbentuk duluan, lalu tiba-tiba pecahan batupasir masuk-masuk ke dalamnya. Gimana caranya fragmen-fragmen yang kecil itu menembus tubuh granit yang keras kompak?? Nggak logis! Makanya, jawaban untuk no.6 adalah C.

Jelas ya? Ilmu kebumian itu soal logika :)

Nah, berdasarkan penanggalan relatif, ternyata oh ternyata batu granit ternyata lebih muda dari batupasir. Sekarang, berapa tahunkah tepatnya perbedaan umur antara batugranit dan batupasir? 100 tahun? 1000 tahun? 10 juta tahun? Di sinilah metode penanggalan relatif harus undur diri, menyerahkan tongkat estafetnya ke metode penanggalan absolut. Dengan penanggalan absolut, kita bisa tahu tanggal ulang tahun suatu batuan secara precise. Hmm... kalau mau tahu tanggal ulang tahun seorang temen, kan kita tinggal nanya: “eh, ulang tahunmu kapan?” atau ngintip di info Facebooknya. Lah kalo batuan??  Nanya ke rumput yang bergoyang mah ada lagunya, tapi kalau nanya ke batuan?? Dan emangnya batuan punya Facebook??

Hmmm gimana yaaaa caranya? Tunggu posting: Konsep Penanggalan Relatif dan Absolut – Part II, berikutnya.

Buat geosciensters yang penasaran mampus, inilah petunjuknya: kita minta bantuan NUKLIR. Hayo tebak apa? hehehehe

2 komentar:

Anonim,  29 November 2010 12.18  

aku tahu...aku tahu...ppake peluruhan yah???
btw...sorry dhan ma sarah, kemarin g dapet ikut TO nya yang ke tiga cz mati lampu dari jam setengah 1-setengah empat di tempat saya...mungkin gak bisa di tolerir, tapi gak apa2 lah...cuma minta izin nya ja,wkwkwwkwkk....sekolah kaleeeeee

fauzan the aufa 21 Maret 2016 07.39  

sangat .. membantu dan menarik .. lbih banyakin lagi yang mnghibur tapi juga padat ilmu .. hehe

Posting Komentar

Tentang TOIKI.or.id

TOIKI.or.id merupakan situs resmi dari Tim Olimpiade Kebumian Indonesia yang menyediakan berita terbaru seputar Olimpiade Kebumian, materi-materi belajar Kebumian dalam KebumianZone, dan toko resmi buku-buku dan peralatan penunjang pelatihan Olimpiade Kebumian.

Kontak TOIKI

Pembina
Dr. D. Hendra Amijaya, ST, MT
d/a Teknik Geologi UGM
Jl. Grafika 2 Yogyakarta 55281

lebih lanjut >>


  © Blogger template Simple n' Sweet by Ourblogtemplates.com, improved bySaushine2011

Back to TOP