`

Mengukur ‘kemeriahan pesta’ gunung api dengan VEI

>> Rabu, 10 November 2010

Tahun 2010 ini, kayaknya gunungapi-gunung api di Indonesia lagi ‘berpesta’, nih! Mulai dari gunung Sinabung di Sumatera, Anak Krakatau di Selat Sunda, Gunung Semeru dan Bromo di Jawatimur, Gunung Salak di Jawa Barat,  sampai yang paling menghebohkan, sang tuan besar Gunung Merapi! Semua nggak mau kalah menjamu kita-kita dengan berbagai macam ‘hidangan’ lezat, mulai dari ‘bon-bon’ abu vulkanis nan lembut, ‘sup’ awan panas yang bikin anget, sampai ‘pasta’ lava pijar yang sausnya merah menyala. Duh duh duh...

By the way, ahli vulkanologi punya standar tersendiri loh untuk mengukur ‘kemeriahan’ pesta (sunatan?) yang gunungapi selenggarakan. Ukuran itu adalah VEI alias Volcano Explosivity IndexSoal tentang VEI pernah keluar di KebumianTryout#1, September 2010 loh!

9.Dahsyatnya letusan gunung bisa diukur dengan VEI (Volcano Explosivity Index). VEI letusan Krakatau 1883 mempunyai VEI sebesar ... 
a. 9        b. 8         c. 7         d. 6         e. 5 


 Letusan Krakatau 1883

            VEI, sekali lagi, adalah skala yang disepakati para ahli vulkanologi untuk mengukur dahsyatnya suatu letusan gunung api. Penentuannya berdasarkan atas : volume tephra (material padat) dan tinggi kolom awan. Makin besar volume material padat yang dikeluarkan, VEInya makin tinggi.  Ingat loh, yang dibicarakan disini adalah volume material padat; karena itu, meski gunung-gunung di Hawaii tiap kali erupsi mengeluarkan lava yang volumenya luarrr biasa, tetep aja VEInya rendah... masalahnya gunung-gunung di Hawaii hobinya mengeluarkan material cair namun minim material padat.

Inilah tabelnya


Dan ini tabel+contoh gunungapinya



Memang yaa... Indonesia begitu kaya, sehingga gunung-gunungnya mampu mengadakan ‘pesta’ gunungapi skala internasional ... weleh-heleh ...  dimana abunya terbang hingga Eropa Timur ! Bahkan, letusan gunungapi terbesar sepanjang sejarah duni dengan VEI 8 terjadi 73.000 tahun yang lalu di Sumatera Utara, yang sisa-sisa gunung apinya kita kenal dengan Danau Toba. (deket venue OSN 2010 ini!)

Jadi, danau Toba dulunya adalah gunung api! Bayangin... @.@ gunung segede itu ilang semua, tinggal danau yang rata dengan tanah plus 1 pulau di tengah.. seberapa gede letusannya yaaa @_@

 Bagaimana dengan Krakatau? Letusan legendaris tahun 1883 itu sukses menyabet VEI 6.

Bagaimana dengan...Merapi? VEI Letusan Merapi akhir-akhir ini berkisar antara 3,5-4 dengan tipe letusan Vulcanian menuju Plinian

 Wah, bagaimana dengan hari-hari berikutnya, apakah Merapi akan semakin memantapkan kondangannya, ataukah pesta itu akan segera berakhir?? Beberapa ahli berpendapat bahwa masa puncak erupsi sudah berakhir. Namun ada juga yang menduga letusan ini akan semakin besar terutama menjelang bulan Purnama. Sejarah mencatat erupsi-erupsi terbesar terjadi waktu bulan Purnama. Mistis? Nggak sama sekali. Ini murni karena pengaruh gravitasi bulan dan matahari yang begitu kuat saat bulan Purnama. Mau lebih tahu? Baca dong artikel dari Dongeng Geologi berikut.

Adududuh... semoga hajatan gunung-gunung berapi di Indonesia segera usai, ya!

1 komentar:

kresnapayana 29 Mei 2011 18.16  

haha,,, baca artikel ini seperti belajar sambil tertawa,,good2,,, bsok q ikut osp di surakarta,, mga bsa msuk osn,,

Posting Komentar

Tentang TOIKI.or.id

TOIKI.or.id merupakan situs resmi dari Tim Olimpiade Kebumian Indonesia yang menyediakan berita terbaru seputar Olimpiade Kebumian, materi-materi belajar Kebumian dalam KebumianZone, dan toko resmi buku-buku dan peralatan penunjang pelatihan Olimpiade Kebumian.

Kontak TOIKI

Pembina
Dr. D. Hendra Amijaya, ST, MT
d/a Teknik Geologi UGM
Jl. Grafika 2 Yogyakarta 55281

lebih lanjut >>


  © Blogger template Simple n' Sweet by Ourblogtemplates.com, improved bySaushine2011

Back to TOP