Penutupan Pelatnas Tahap I, Belum Bisa Bernapas Lega

>> Minggu, 27 November 2011

Setelah 1 bulan berjuang di Pelatnas Tahap pertama, akhirnya tiba juga waktu yang ditunggu-tunggu ke-26 teman kita peserta Pelatnas Kebumian. Hari Selasa, tanggal 22 November 2011 kemarin, kegiatan Pelatihan Nasional tahap pertama yang dilaksanakan di Yogyakarta ini pun ditutup dengan resmi. Acara penutupan dilaksanakan di Ruang Pertemuan Hotel University, Maguwo, Yogyakarta. Ketiga mapel yang dikarantina bersama-sama di Yogyakarta selama 1 bulan kemarin, yaitu Kebumian, Matematika dan Fisika berkumpul bersama-sama dalam acara penutupan tersebut. Acara dibuka oleh wakil dari Dinas Pendidikan, serta diisi dengan laporan dari koordinator masing-masing bidang.

Pembukaan oleh para Mentor dan Dinas Pendidikan
Namun sayangnya, acara penutupan kali ini sedikit banyak membuat para peserta, khusunya peserta Kebumian merasa kecewa. Soalnya, sampai penutupan selesai para peserta masih belum tahu hasil dari Pelatnas I ini. Kalo biasanya para peserta bakal tahu hasilnya saat penutupan, kali ini teman-teman kita harus menunggu pengumuman yang dikirim lewat surat. Menurut wakil dari Dinas Pendidikan yang menutup pelatihan ini, peserta yang lolos ke tahap kedua tidak hanya dinilai dari akademik saja, tapi juga dinilai dari aspek lain, seperti sikap terhadap dosen dan hubungan dengan teman lain selama pelatnas, serta kemampuan mengikuti pelajaran dengan baik. Faktor-faktor lain itu yang belum dinilai oleh para mentor dan juga asisten, sehingga pengumuman peserta yang lolos ke tahap berikut masih harus menunggu. :)


Evan Sugiarto, salah satu peserta Pelatnas dari Jawa Timur mengaku dirinya sudah "deg-degan" menanti pengumuman, jadi berharap peserta yang lolos ke tahap berikutnya akan segera diumumkan. Siswa kelas XI SMA Klara Petra 2 Surabaya ini mengaku tidak yakin kalo bakal lolos ke tahap selanjutnya, karena ia tidak begitu yakin sewaktu mengerjakan Tes Komprehensif. Masalahnya, waktu yang diberikan saat Tes Komprehensif terasa sangat singkat, sementara banyak soal yang harus dikerjakan. Namun biar begitu, di antara materi-materi Kebumian, Evan paling menyukai bidang Astronomi lhoo... Bidang yang justru jadi momok buat anak-anak Kebumian. :)

Lain lgi sama teman kita yang lain, Eka Dhamayanti. Siswi SMA N 1 Mojoagung ini malah mengganggap bidang Atronomi yang paling susah, namun Eka berpikir optimis bakal masuk ke pelatnas tahap berikutnya. Padahal, Eka mengaku kesulitan juga saat mengerjakan Tes Komprehensif. "Yaah.. Tapi kan optimis boleh-boleh aja, Kak." ujarnya sambil tertawa, saat diwawancarai oleh Tim KebumianZone. Ya, setuju banget sama  Eka. Teman-teman kita ini harus selalu optimis sambil menunggu pengumuman Pelatnas. SEMANGAT ! :)
Peserta Pelatnas Kebumian tahap I beserta asisten pendampingnya

Read more...

Pelatnas Tahap I 2011 : Pelatnas 3 in 1

>> Sabtu, 26 November 2011

Tidak terasa 1 bulan sudah dijalani oleh 26 siswa peserta Pelatihan Nasional Olimpiade Kebumian 2011 tahap I.  Selama 1 bulan terakhir ini, yaitu dari tanggal 23 Oktober hingga 22 November yang lalu, sebanyak 26 siswa pemegang medali Olimpiade Sains Kebumian bersaing sekaligus belajar bersama dalam Pelatnas Kebumian yang  diselenggarakan di Kota Yogyakarta ini, bersama-sama dengan peserta Pelatnas yang lain, yaitu dari mapel Matematika dan Fisika.
Pelatnas Kebumian kali ini terasa istimewa, karena para mentor menyusun strategi yang berbeda untuk menyeleksi calon peserta IESO ke-6 ini. Kalo dulu biasanya Pelatnas I diisi dengan materi-materi geologi selama sebulan penuh, maka kali ini tiga bidang dalam Kebumian, yaitu Geologi, Meteorologi dan Astronomi harus dipelajari teman-teman kita ini selama satu bulan penuh. Sementara untuk Oceanografi akan diberikan di Pelatnas selanjutnya. Namun biar ketiga bidang tersebut diberikan bersama, tidak berarti semua materi Kebumian habis dipelajari dalam sekali Pelatnas. Dalam Pelatnas selanjutnya ketiga bidang itu akan kembali dipelajari dengan materi yang lebih meningkat.
Menurut Pak Hendra Amijaya, koordinator pelatihan ini, perubahan materi di awal Pelatnas ini disiasati agar nantinya, wakil Indonesia untuk IESO ke-6 adalah siswa yang benar-benar dapat menguasai keempat bidang ilmu Kebumian. Hmm.. Tentunya kita berharap yang terbaik untuk tim Indonesia berikutnya.


Dalam 4 minggu karantina di Hotel University, Yogyakarta, setiap minggu nya dihabiskan untuk bidang yang berbeda. Pada minggu pertama peserta mendapatkan materi Geologi berupa Kristalografi dan Mineralogi, Mineralogi Optik dan Peta topografi, yang diberikan oleh dosen-dosen dari Teknik Geologi UGM. Materi ini ditutup dengan fieldtrip ke daerah Kulon Progo untuk melihat mineral-mineral yang banyak dijumpai di sana.
Minggu kedua dihabiskan teman-teman kita untuk belajar Meteorologi, yang diampu oleh dosen-dosen dari Institut Teknologi Bandung, yaitu Pak Zadrach Dupe dan Pak Joko Wiratmo. Minggu meteoreologi pun kembali diakhiri dengan fieldtrip, kali ini teman-teman kita ini berkunjung ke BMKG Gamping untuk mempelajari alat-alat pengamatan meteorologi.
Nah, minggu ketiga adalah minggu yang bertabur bintang, karena materi yang dipelajari selama minggu ini adalah astronomi. Kali ini Pak Hakim L. Malasan dan Pak Dhani Hediwijaya dari ITB yang bertugas memberikan materi buat para peserta Pelatnas.
Minggu terakhir pelatihan kembali diberikan materi Geologi, yaitu Petrologi Batuan Beku, Vulkanologi serta Hidrogeologi. Sebagai penutup, ke-26 peserta Pelatnas 'jalan-jalan' ke Bayat melihat singkapan-singkapan batuan disana.


Untuk menyeleksi ke-26 peserta Pelatnas ini untuk tahap selanjutnya, para panitia dan mentor memberikan 7 kali Tes yang dilaksanakan setelah pemberian materi selesai serta satu kali Tes Komprehensif di akhir pelatihan. Dari tes-tes ini nantinya akan dipilih teman-teman yang akan lanjut ke Pelatnas Tahap ke-2. Well, kita tunggu saja nama-namanya y.. ;)


NB : Foto-fotonya menyusul y.. tunggu saja teman-teman.. :)

Read more...

Penutupan OSN Manado 2011

>> Sabtu, 17 September 2011

OSN Manado 2011 ditutup dengan acara pengumuman peraih medali untuk 8 bidang OSN tingkat SMA bertempat di Hall Hotel Grand Kawanua, Manado, Sulawesi Utara, Kamis (15/9) malam. Bidang Kebumian memperebutkan 30 medali yang terdiri atas 5 emas, 10 perak, dan 15 perunggu. Selain itu, diberikan penghargaan khusus berupa Best Geology, Best Astronomy, dan Best Meteo-Hidrologi, untuk siswa-siswi yang memperoleh nilai terbaik di bidang geologi, astronomi, dan meteo-hidrologi.

Akhirnya, terpilihlah Bintang Rahmat Wananda (SMAN 8 Jakarta) sebagai peraih emas pertama beserta Best Meteo-Hidrologi, Ahmad Faizal Amin (SMAN 2 Kediri) sebagai peraih emas kedua sekaligus Best Geology, serta Ratika Benita Nareswari (SMA Dwi Warna) sebagai emas ketiga dan Best Astronomy. Medali emas juga diraih oleh M. Chandra (SMAN 48 Jakarta) dan Putri Rafika Dewi (SMAN 1 Pati).

Bintang Rahmat Wananda (DKI Jakarta) emas no.1 dan Best Meteo-Hidro

 Ahmad Faizal Amin (Jawa Timur) meraih Emas dan Best Geology

suasana acara OSN 2011 Manado

Perolehan medali kebumian didominasi oleh peserta-peserta dari pulau Jawa seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, dan DKI, dan juga luar Jawa yang sering meraih medali kebumian seperti Gorontalo dan Riau. Namun tahun ini Provinsi Jambi berhasil menembuskan perwakilannya atas nama Hendragguna Wijaya (SMA Titian Teras Jambi) yang berhasil meraih perunggu.

Ke-30 peraih medali beserta beberapa peserta non-medali dengan nilai tinggi akan dipanggil ke Pelatihan Nasional (Pelatnas) Tahap 1 yang rencananya seperti biasa akan dilakukan selama 1 bulan di Yogyakarta dengan bimbingan Teknik Geologi UGM, pada akhir tahun ini, sebagai persiapan dan seleksi untuk IESO 2011 di Argentina.

Hasil lengkap pemenang OSN dapat diunduh di www.siswapsma.org

Read more...

TIM INDONESIA KEMBALI DARI 5TH INTERNATIONAL EARTH SCIENCE OLYMPIAD 2011 DI ITALIA DENGAN MEDALI DAN PENGHARGAAN

>> Rabu, 14 September 2011

 Pada tanggal 5 s.d. 14 September 2011 diselenggarakan 5th International Earth Science Olympiad (IESO) di Modena, Italia. IESO tahun ini diikuti oleh 34 negara dengan 26 negara membawa tim lengkap yang terdiri dari mentor dan siswa peserta, sedangkan negara lainnya berpartisipasi sebagai observer. Indonesia kali ini diwakili oleh 4 orang siswa yaitu Syera Afita Ratna (SMAN 1 Banjarnegara), Anarita Widyaningrum (SMAN 8 Yogyakarta), Mohammad Reza Ardian (SMAN 1 Depok) dan Farizky Hisyam (SMAN 3 Malang).  Para siswa tersebut didampingi pembina yaitu Dr. D. Hendra Amijaya (Teknik Geologi UGM), Drs. Zadrach L. Dupe, MSc (Meteorologi ITB) dan Dr. Dhani Herdiwijaya (Astronomi ITB) di bawah koordinasi Direktorat Pembinaan SMA, Ditjen Pendidikan Menengah, Kemendiknas RI.

Dari kiri ke kanan, Dr. Zadrach Dupe, Reza Ardian, Syera Afita,  Prof. Moo Young Song (Chairman IESO), Dr. Hendra Amijaya, Anarita W., Farizky Hisyam, dan Dr. Dhani Herdiwijaya

Internasional Earth Science Olympiad adalah olimpiade khusus untuk bidang Ilmu Kebumian, dimana para siswa dituntut untuk menguasai materi pada bidang geologi dan geofisika (sistem geosfer), meteorology (sistem atmosfer), oseanografi (sistem hidrosfer) dan astronomi. IESO pada tahun ini mengusung tema “Earth Science Renaissance: science, environment and art”. Dengan tema tersebut peserta diingatkan kembali akan peran ilmu kebumian baik dalam persepsi sains, lingkungan dan seni. Seperti telah diketahui Italia merupakan negara yang dikenal sebagai pusat munculnya kebangkitan seni Eropa yang ternyata banyak didasari oleh pengetahuan kebumian seperti penggunaan berbagai jenis batuan untuk bangunan, patung, monumen, dll.   

Tes diberikan dalam bentuk tes teori yang diadakan di Department of Earth Science of University Modena and Regio Emilia (Unimore).  Pengalaman menarik juga diperoleh para peserta pada saat melakukan tes dan lapangan yaitu untuk bidang geosfer di Museum Romawi dan Katedral di Modena dimana peserta diminta untuk mengenali berbagai macam batuan, mineral dan fosil yang terdapat pada bangunan, monumen, dll. Pada tes laboratorium bidang atmosfer di Unimore, peserta melakukan percobaan yang sangat menarik yaitu membuat kabut dan menjelaskan proses pembentukannya.  Bidang hidrosfer melakukan tes lapangan berupa pengukuran stratigrafi temperatur air laut di laguna kota Venesia. Selain itu peserta mengerjakan tes lapangan astronomi di Planetarium F. Martino, Modena dengan melakukan pengamatan matahari dan penentuan rasi bintang.




Keunikan IESO adalah dengan adanya kompetisi berupa International Team Field Investigation (ITFI), dimana para peserta akan dibagi dalam kelompok campuran yang anggotanya dari berbagai negara dan kemudian diminta menyelesaikan sebuah tugas yang berhubungan dengan berbagai macam fenomena kebumian serta mempresentasikannya.  Penghargaan khusus akan diberikan pada tim terbaik pada kompetisi ini. Peserta pada IESO ini melaksanakan ITFI di Aosta, tempat yang sangat terkenal sebagai tempat tujuan wisata musim dingin di lereng Pegunungan Alpin.





Selain kegiatan kompetisi peserta juga diberikan kesempatan untuk mengunjungi beberapa lokasi lainnya seperti Suaka Alam ”Salse di Nirano” dimana peserta melihat fenomena mud volcano dan Museum Arkeologi “Terramare di Montale” yang merupakan lokasi dimana ditemukan peninggalan pemukiman purba pada jaman perunggu (1600-1100 tahun SM).

Setelah bersaing keras dengan 104 siswa peserta lainnya, akhirnya tim Indonesia boleh berbangga karena berhasil meraih 3 medali perak atas nama M. Reza Ardian, Farizky Hisyam dan Anarita Widyaningrum dan 1 medali perunggu atas nama Syera Afita Ratna. Selain itu diperoleh pula penghargaan berupa Best Performance in Astronomy oleh M. Reza Ardian serta Best ITFI Presentation oleh Farizky Hisyam.  Negara dengan prestasi terbaik adalah Taiwan dan Korea Selatan yang sama-sama memperoleh 3 emas dan 1 perak, sedangkan Best Student diraih oleh Ryoo Sang Woo dari Korea Selatan. IESO berikutnya yaitu 6th IESO tahun 2012 akan diselenggarakan di Buenos Aires, Argentina.

 Farizky, Anarita, Syera, dan Reza dengan medali terkalung membawa bendera Indonesia

Laporan ditulis oleh D. Hendra Amijaya
Foto dan video IESO 2011 selengkapnya: www.ieso2011.unimore.it

Read more...

Foto-Foto Ekslusif tim Indonesia dalam 5th IESO Italia

>> Sabtu, 10 September 2011

Ingin tahu hal-hal menarik yang dijalani tim IESO Indonesia dalam pertarungannya di Italia? Berikut kami tampilkan foto-foto eksklusif keempat punggawa Indonesia bersama dengan para mentor ketika bertugas di Modena.


Reza Ardian (jaket merah), Anarita Widyaningrum, Syera Afita Ratna, dan Farizky Hisyam sedang menunggu transit pesawat menuju Italia.


suasana penjemputan Tim Indonesia oleh panitia lokal IESO di Bandara Bologna.


Syera Afita Ratna, Anarita Widyaningrum (kiri) serta Farizky Hisyam dan Reza Ardian (kanan) makan malam bersama para peserta IESO yang lain dengan mengenakan busana batik khas Indonesia.

Tim Indonesia bersama dengan country guide (paling kiri) berpose di samping emblem kebesaran IESO

Dr. Zadrach Dupe (paling kiri), Dr. Donatus Hendra Amijaya (tengah) dan Dr.  Dhani Herdiwijaya (paling kanan) berpose bersama-sama dengan siswa-siswi perwakilan Indonesia di sebelah spanduk kegiatan.

Untuk foto-foto dan video kegiatan IESO selengkapnya dapat dilihat di www.ieso2011.unimore.it 

Read more...

104 Siswa Bertarung dalam Tes Teori dan Praktek IESO

>> Jumat, 09 September 2011

Sebanyak 104 siswa dari 25 negara telah menjalani written test (tes tulis) dan practical test (tes praktek) pada 8-9 September 2011 ini. Tes tulis dilaksanakan di ruang kampus Unimore (Universita Degli Studi di Modena e Reggio Emilia) dan berlangsung sejak pukul 11.00 waktu setempat hingga 4 jam kemudian. Peserta yang berbahasa nasional non-Inggris mendapatkan 2 set soal, yakni soal dalam bahasa Inggris dan dalam bahasa ibu yang telah diterjemahkan oleh mentor masing-masing negara. Topik yang diujikan mencakup geosfer, atmosfer, hidrosfer, dan astronomi.




Sedangkan rangkaian practical test mengujikan berbagai macam aspek geologi, meliputi geologi struktur, mineralogi, petrologi, paleontologi, dan analisis peta . Peserta antara lain diminta untuk menentukan kedudukan struktur (strike dan dip) model perlapisan, mendeskripsikan peraga batuan, mendeskripsikan peraga fosil baik mikroskopis maupun makropis, melakukan pembacaan dan analisis peta geologi serta citra digital, serta mengidentifikasi mineral menggunakan alat-alat sederhana. Selain di bidang geologi, peserta juga menjalankan tes astronomi berupa penggunaan teropong dengan solar filter dan juga pengolahan data astronomi.





Tentu saja, untuk menghilangkan kepenatan para peserta setelah menjalani berbagai tes, maka pada sore hari setelah written test berakhir peserta IESO diajak mengunjungi Pusat Perlindungan Sipil Modena. Pada hari berikutnya setelah practical test para peserta pun kembali berjalan-jalan ke Villa Sorra, sebuah taman yang kaya akan nilai-nilai budaya Italia dengan lankskap yang sangat indah.

Selain kedua tes diatas, masih ada satu jenis tes lagi yang akan dijalankan peserta pada 10-11 September 2011, yaitu International Team Field Investigation (ITFI), sebuah penelitian bersama yang melibatkan interaksi antar anggota tim dengan kebangsaan berbeda-beda. Meskipun ITFI tidak dihitung ke dalam penilaian untuk medali, namun ajang ini cukup prestise dengan menawarkan award khusus berupa Best Cooperation Team dan Best Presentation Team.

Kita doakan semoga tim Indonesia dapat menjalankan ITFI dengan baik dan lancar serta mengharumkan nama bangsa di kancah olimpiade internasional.

Untuk foto-foto dan video kegiatan IESO selengkapnya dapat dilihat di www.ieso2011.unimore.it 

Read more...

34 Negara Berpartisipasi dalam IESO 2011

>> Kamis, 08 September 2011

IESO 2011 yang sedang berlangsung pada 5-14 September 2011 di Modena, Italia, diikuti sebanyak 34 negara di mana 25 negara berpartisipasi dengan mengirimkan tim student. Ke-25 negara tersebut antara lain diikuti oleh tim-tim lawas seperti Kamboja, Prancis, Indonesia, India, Italia, Jepang, Korea Selatan, Hungaria, Kuwait, Malawi, Nepal, Filipina, Rusia, Singapura, Spanyol, Sri Lanka, Taiwan, Thailand, Ukraina, dan USA, dan juga beberapa negara pendatang baru seperti Israel, Honduras, Kyrgyztan, Belarusia, dan Australia. Sembilan negara lain hanya mengirimkan observer ke ajang IESO 2011 ini, yaitu antara lain Malta, Cyprus, Ethiopia, Norwegia, Pakistan, Afrika Selatan, Argentina, Austria, termasuk negara tetangga kita, Malaysia.



Peserta dari berbagai negara mulai berdatangan ke Modena pada 5 September 2011 yang diikuti dengan welcome dinner dan ice breaker party, yaitu semacam pesta perkenalan agar para peserta dapat lebih akrab satu sama lain. Masing-masing negara akan memutar video perkenalan delegasi selama acara ini berlangsung.

Keesokan paginya pada tanggal 6 September 2011, diadakan upacara pembukaan yang dihadiri pejabat kementrian Pendidikan Italia. Pada upacara tersebut masing-masing perwakilan negara akan mengarak bendera negara masing-masing sebagai seremonial bahwa IESO 2011 telah dimulai.





kemudian pada hari itu juga acara dilanjutkan dengan wisata ke Salse di Nirano, sebuah cagar alam geologi yang memiliki banyak fenomena-fenomena geologi yang unik dan kompleks.



Hari berikutnya (7 September 2011) dilanjutkan dengan wisata ke kota kanal yang sangat terkenal di Italia, yaitu Venesia.

Sedangkan pada hari ini (8 September 2011), para student akan menjalani Written Test selama 4 jam. Mari kita doakan agar tim IESO Indonesia mendapatkan hasil yang terbaik dalam IESO kelima kali ini.

Untuk foto-foto dan video kegiatan IESO selengkapnya dapat dilihat di www.ieso2011.unimore.it

Read more...

Karantina Terakhir Tim 5th IESO Indonesia Telah Berakhir

>> Selasa, 02 Agustus 2011

Untuk lebih mematangkan persiapan tim 5th IRSO Indonesia, pada tanggal 19-31 Juli 2011 telah diadakan karantina intensif di Yogyakarta bertempat di homestay Bulaksumer UGM B-1.

 Tim 5th IESO Indonesia, dari kiri ke kanan: Syera Afita, Anarita W., Farizky Hisyam, Reza Ardian

Tim 5th IESO yang rencananya akan terbang ke Modena, Italia pada awal September ini diberi pembekalan selama 2 minggu terutama untuk materi-materi yang belum sempat diajarkan di pelatnas-pelatnas sebelumnya, meliputi vulkanologi, peta geologi, geofisika, dsb,  memantapkan pula materi astronomi dan meteorologi/klimatologi, pemantapan tes laboratorium, serta kegiatan lapangan. Materi-materi geologi disampaikan oleh dosen-dosen Teknik Geologi UGM sedangkan materi astronomi dan meteorologi disampaikan oleh pengajar dari ITB. Pembelajaran diadakan pada siang hari baik di kampus Teknik Geologi UGM maupun di homestay.

 Pelatihan Praktikum Paleontologi di Lab. Paleontologi Teknik Geologi UGM

Sedangkan, pada malam hari Tim 5th IESO yang terdiri atas Farizky Hisyam (SMAN 3 Malang), Syera Afita Ratna (SMAN 1 Banjarnegara), Reza Ardian (SMAN 1 Depok), dan Anarita Widyaningrum (SMAN 8 Yogyakarta) melaksanakan belajar mandiri atau mentoring didampingi oleh alumni-alumni IESO yang berdomisili di Yogyakrata, antara lain Sarah Sausan (IESO 2009), Ega Gita Prasastia (IESO 2010), Ardy Ramadhan (IESO 2010), dan Fraga Luzmi Fahmi (IESO 2009). Keterlibatan alumni IESO merupakan hal baru dalam rangkaian pelatnas kebumian; Dr. Hendra Amijaya selaku pembina tim IESO Indonesia menyatakan bahwa adanya alumni IESO dalam mendampingi Tim IESO yang akan segera berlaga diharapkan dapat memberi rasa tenang dan tidak sendirian, serta dapat berbagi pengalaman selama IESO. Pada sesi mentoring terakhir, Dr. Hendra Amijaya juga hadir untuk memberikan materi tentang geologi regional daerah Modena, Italia.

Pembekalan oleh Dr. Hendra Amijaya tentang Geologi Regional Italia


Kegiatan karantina juga meliputi fieldtrip yang dilaksanakan pada akhir pekan selama dua kali, dengan tujuan Bayat dan Sangiran. Diharapkan skill lapangan para peserta IESO akan makin terasah sehingga siap memenangkan medali di Italia. Kita semua berharap pada IESO ke-5 kali ini Tim Indonesia akan memperoleh hasil yang lebih baik dari IESO-IESO sebelumnya.
(sau, foto: ega).

Read more...

Berita IESO 2011

>> Sabtu, 02 Juli 2011

telah dipilih 4 wakil Indonesia untuk IESO 2011, Italia: Farizky Hisyam (SMAN 3 Malang), Anarita Widyaningrum (SMAN 8 Yogyakarta), Muhammad Reza Ardian (SMAN 1 Depok), Syera Afita Ratna (SMAN 1 Banjarnegara).

Anarita Widyaningrum (SMAN 8 Yogyakarta)

Syera Afita Ratna (SMAN 1 Banjarnegara)



(dari kiri ke kanan) Farizky Hisyam dari SMAN 3 Malang dan Muhammad Reza Ardian dari SMAN 1 Depok)


Read more...

4 Wakil Indonesia di IESO akan Dipilih dari Pelatnas III

>> Kamis, 26 Mei 2011

Pelatihan Nasional (Pelatnas) Olimpiade Kebumian akan segera dimulai pada 6 Juni 2011 mendatang selama empat minggu di Wisma BPP Kartini, Bandung, Jawa Barat. Pelatnas yang akan mengundang 15 siswa-siswi yang telah berhasil lolos di Pelatnas III ini rencananya akan berisikan materi Oseanografi, Meteorologi/Klimatologi, dan juga Astronomi. Pelatnas III ini merupakan pelatnas terakhir dari rangkaian persiapan tim Indonesia menuju IESO 2011, Italy sehingga akan langsung diambil 4 siswa sebagai wakil Indonesia.

Seperti yang dijelaskan Bapak Hendra Amijaya selaku pembina tim IESO Indonesia kepada toiki.or.id, bahwa memang awalnya Pelatnas Kebumian direncanakan akan terdiri atas 4 tahap seperti yang telah berlangsung di tahun 2010. Namun, karena pertimbangan dekatnya waktu IESO dengan Bulan Ramadhan dan Lebaran, maka diputuskan bahwa tahap seleksi akan dipercepat menjadi 3 tahap saja. Untuk memperdalam pemahaman wakil Indonesia mengenai materi-materi geologi dan tips trik lain yang belum dicakup di Pelatnas I, maka menjelang keberangkatan ke Italia pada September 2011, keempat siswa terpilih akan mengikuti pelatihan intensif pra-IESO.

--sau

Read more...

Pelatnas II Menyisakan 15 Pejuang Kebumian

>> Jumat, 11 Maret 2011

Rangkaian Pelatnas Tahap 2 yang bertempat di Wisma BPP Kartini, Bandung, 20 Februari - 6 Maret 2011 berakhir sudah. Pelatihan yang menfokuskan tentang ilmu astronomi ini mengeliminasi 6 peserta dari total 21 peserta yang berpartisipasi. Adapun ke 15 peserta yang berhasil lolos ke tahap selanjutnya yang direncanakan pada bulan Mei di Bandung ialah sebagai berikut:

1. Thomas Teguh Wijaya ( SMA Kr. Petra 2 Surabaya)
2. Ferralda Thalita Amir (SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta)
3. Ichwan Sangiaji R S (SMAN 34 Jakarta)
4. Muhammad Reza Ardian (SMAN 1 Depok)
5. Sukiato Kurniawan (SMAN 8 Pekanbaru)
6. Ajang Rukmayana (SMAN 1 Cisarua)
7. Putri Rafika Dewi (SMAN 1 Pati)
8. Anarita Widyaningrum (SMAN 8 Yogyakarta)
9. M. Destrayuda Trisna (SMA Kusuma Bangsa Palembang)
10. Farizky Hisyam (SMAN 3 Malang)
11. Muhammad Chandra R.M. (SMAN 48 Jakarta)
12. Imam Fajri Dwiyono (MAN Insan Cendikia Serpong)
13. Syera Afita Ratna (SMAN 1 Banjarnegara)
14. Iqlima Luthfita Sari (SMAN 3 Malang)
15. Irvan Febrianto (SMAN 48 Jakarta)

download hasil Pelatnas 2 IESO 2011 selengkapnya

Selamat berjuang di Pelatnas Tahap 3!

Read more...

Prestasi

2015/Brazil
Abdel Hafiz (SMAN 1 Sumatera Barat, Teknik Geologi UGM)
Jason Hartanto (SMAN 1 Sidoarjo, Teknik Geologi UGM)
Nanda Adi Kurniawan (SMAN 3 Malang, Fakultas Kedokteran UNPAD)
Ryan Setyabudi (SMAN 2 Purwokerto, Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan ITB)

2014/Spanyol
Aditya Hirawan (SMAN 1 Yogyakarta, Teknik Geologi UGM) - PERAK 
Cokro Wibowo Suratno (SMAN 1 Yogyakarta, Teknik Geologi UGM) - PERAK, Best Enthusiasim Group
Gunawan Setiawan (SMAK Petra 2 Surabaya)- PERUNGGU, Best Cooperation Group
Maria Pradnya Paramita (SMAN 3 Malang, Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan ITB) - PERUNGGU, Best Research Group
Tim IESO 2014, Spanyol



2013/India
Evan Sugiarto Afil (SMAK 2 Petra Surabaya, Fakultas Hukum UBAYA) - PERAK,
Earth System Project Silver Award
M. Ridwan Dzikurokhim (SMA Sragen BBS, Department of Earth and Environmental Science, Seoul National University) - PERAK, Earth System Project Bronze Award
M. Ardiansyah Nugraha (SMAN 1 Bogor)- PERUNGGU, ITFI Bronze Award, Earth System Project Gold Award
Eka Dhamayanti (SMAN 1 Mojoagung, Teknik Geologi UGM) - PERUNGGU
Aditya Hirawan (SMAN 1 Yogyakarta, Teknik Geologi UGM) Guest Student




2012/Argentina
INDONESIA Best Poster Presentation
Dovian Emely Suteja (SMAK 1 BPK Penabur Jakarta, Fakultas Kedokteran Gigi UI) - PERAK
Ratika Benita Nareswari (SMA Dwiwarna Bogor, Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian ITB)- PERAK, Best Performance in Meteorology
Thomas Teguh Wijaya (SMAK Petra 2 Surabaya, Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian ITB) - PERAK
Fenin Rega Randitama (SMAN 1 Banjarnegara, Teknik Geologi UGM) - PERUNGGU


Tim IESO 2012, Argentina


2011/Italia
M. Reza Ardian (SMAN 1 Depok, Teknik Metalurgi UI)  PERAK, Best Performance Astronomy
Farizky Hisyam (SMAN 3 Malang, Perairan Universitas Brawijaya)  PERAK, Best ITFI Presentation
Anarita Widyaningrum (SMAN 8 Yogyakarta, Teknik Geologi UGM)  - PERAK
Syera Afira Ratna (SMAN 1 Banjarnegara, Teknik Geologi UGM)  PERUNGGU
Tim IESO 2011, Italia

2010/Indonesia
Rio Priandri Nugroho (SMAN 3 Yogyakarta, Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian ITB)  - EMAS
Ega Gita Prasastia (SMAN 2 Purwokerto, Teknik Geologi UGM)  - EMAS
Kamil Ismail (MAN Insan Cendikia Serpong)  - PERAK
Asri Oktavioni (SMAN 8 Jakarta, Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian ITB)  - PERAK - Cooperation Award
Mi Key (SMAN 1 Pekanbaru, President University)  - PERAK
Fajar Febriani Amanda (SMAN 1 Banjarnegara, FITB ITB)  - PERAK
Ardy Ramadhan (SMAN 48 Jakarta, Teknik Geologi UGM)  - PERAK 
I Wayan Punia Raharja (SMAN 1 Amlapura, Ilmu Komputer Universitas Udayana)  - PERAK 
tim IESO 2010, Indonesia


2009/Taiwan
Sarah Sausan (SMAN 3 Malang, Teknik Geologi UGM)  - PERAK - Best ITFI Presentation
Urwatul Wutsqa (MAN Insan Cendikia Serpong, Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian ITB)  - PERUNGGU - Best ITFI Presentation
Fraga Luzmi Fahmi (SMA Terpadu Madani Palu, Teknik Geologi UGM)  - PERUNGGU
Tri Mujianto (SMAN 1 Gemolong, IT Telkom)

tim IESO 2009, Taiwan

2008/Philipina
Berpartisipasi sebagai Observer

2007/Korea Selatan
Zainal Imron Hidayat  (SMAN 1 Banjarnegara, Jurusan Ilmu Politik dan Pemerintahan FISIPOL UGM)  - PERUNGGU - Cooperation Award
Diah Anisa Dwirini (SMAN 4 Yogyakarta, Teknik Geologi UGM)  - PERUNGGU - Cooperation Award
Melissa Pretty Putri Utami (SMAN 1 Pontianak, Teknik Lingkungan ITB)  - PERUNGGU - Creativity Award
Nisaul Fahmi (SMAN 1 Sulang Rembang, Fisika UI)  - PERUNGGU - Inquiry Award

 
Tim IESO 2007, Korea Selatan

Read more...

Bertabur Bintang di Pelatnas II Kebumian

>> Rabu, 23 Februari 2011

Sejak 20 Februari 2011 kemarin hingga 6 Maret 2011 mendatang, sebanyak 22 siswa yang telah lolos Pelatihan Nasional (Pelatnas) I akan kembali bertarung di ajang Pelatnas II yang bertempat di Kota Kembang Bandung. Berbeda dengan biasanya, Pelatihan Nasional (Pelatnas) II Kebumian untuk persiapan menuju IESO 2011 di Modena Italia ini mengambil tema 'Astronomi'. Hal ini diutarakan oleh Bapak Sapto Samudera selaku salah satu pembina TOIKI kepada TOIKI.or.id, 
" Setelah berdiskusi dengan Bapak Hakim L. Malasan (dosen Astronomi ITB sekaligus salah satu pengajar bidang Astronomi di Pelatnas - red), kita putuskan seleksi numeris (seleksi kemampuan berhitung - red) akan ditaruh di depan." 
Pada Pelatnas II menuju IESO 2009 yang lalu, materi yang dibahas mencakup geologi dan meteorologi, sedangkan pada Pelatnas II IESO 2011, Geologi Terapan-lah yang dibahas.

Pada Pelatnas kali ini, para pengajar berasal dari Jurusan Astronomi ITB dan juga LAPAN, antara lain: Dr. Sarmoko Saroso (LAPAN), E. Sunggung Mumpuni, M.Si (LAPAN), Endang Soegiartini, M.Si (ITB), Agus Triyono, M.Si (ITB) dan M. Irfan Hakim, M.Si (ITB). 

Pembina Tim Astronomi Indonesia, Bapak Chatief Kuntjaya (kiri) bersama Para Pejabat DIKNAS

Sedangkan materi yang akan dibahas antara lain:
1. Besaran Dasar dalam Astronomi dan Radiasi Elektromagnetik
2. Bola Langit
3. Konsep Waktu dan Kalender
4. Pengantar Tata Surya
5. Bumi dan Alam Semesta
6. Matahari Sebagai Bintang
7. Interaksi Bumi-Matahari
8. Praktek Astronomi; Pengamatan dan Instrumentasi
9. Olah Data Astronomi

Selain kuliah tatap muka di kelas, para pejuang Pelatnas II juga akan menjalani sesi praktikum di Observatorium Boscha, Bandung, meliputi pengamatan bintang dan latihan penggunaan teleskop. Selain itu terdapat juga sesi belajar mandiri agar wawasan siswa mengenai Astronomi makin bertambah.

Pada akhir Pelatnas, diharapkan terpilih 15 siswa yang memiliki kompetensi baik dalam bidang Astronomi sehingga berhak maju ke putaran selanjutnya. Selamat berjuang!


 

Read more...

Tentang TOIKI.or.id

TOIKI.or.id merupakan situs resmi dari Tim Olimpiade Kebumian Indonesia yang menyediakan berita terbaru seputar Olimpiade Kebumian, materi-materi belajar Kebumian dalam KebumianZone, dan toko resmi buku-buku dan peralatan penunjang pelatihan Olimpiade Kebumian.

Kontak TOIKI

Pembina
Dr. D. Hendra Amijaya, ST, MT
d/a Teknik Geologi UGM
Jl. Grafika 2 Yogyakarta 55281

lebih lanjut >>


  © Blogger template Simple n' Sweet by Ourblogtemplates.com, improved bySaushine2011

Back to TOP