`

TIM INDONESIA KEMBALI DARI 5TH INTERNATIONAL EARTH SCIENCE OLYMPIAD 2011 DI ITALIA DENGAN MEDALI DAN PENGHARGAAN

>> Rabu, 14 September 2011

 Pada tanggal 5 s.d. 14 September 2011 diselenggarakan 5th International Earth Science Olympiad (IESO) di Modena, Italia. IESO tahun ini diikuti oleh 34 negara dengan 26 negara membawa tim lengkap yang terdiri dari mentor dan siswa peserta, sedangkan negara lainnya berpartisipasi sebagai observer. Indonesia kali ini diwakili oleh 4 orang siswa yaitu Syera Afita Ratna (SMAN 1 Banjarnegara), Anarita Widyaningrum (SMAN 8 Yogyakarta), Mohammad Reza Ardian (SMAN 1 Depok) dan Farizky Hisyam (SMAN 3 Malang).  Para siswa tersebut didampingi pembina yaitu Dr. D. Hendra Amijaya (Teknik Geologi UGM), Drs. Zadrach L. Dupe, MSc (Meteorologi ITB) dan Dr. Dhani Herdiwijaya (Astronomi ITB) di bawah koordinasi Direktorat Pembinaan SMA, Ditjen Pendidikan Menengah, Kemendiknas RI.

Dari kiri ke kanan, Dr. Zadrach Dupe, Reza Ardian, Syera Afita,  Prof. Moo Young Song (Chairman IESO), Dr. Hendra Amijaya, Anarita W., Farizky Hisyam, dan Dr. Dhani Herdiwijaya

Internasional Earth Science Olympiad adalah olimpiade khusus untuk bidang Ilmu Kebumian, dimana para siswa dituntut untuk menguasai materi pada bidang geologi dan geofisika (sistem geosfer), meteorology (sistem atmosfer), oseanografi (sistem hidrosfer) dan astronomi. IESO pada tahun ini mengusung tema “Earth Science Renaissance: science, environment and art”. Dengan tema tersebut peserta diingatkan kembali akan peran ilmu kebumian baik dalam persepsi sains, lingkungan dan seni. Seperti telah diketahui Italia merupakan negara yang dikenal sebagai pusat munculnya kebangkitan seni Eropa yang ternyata banyak didasari oleh pengetahuan kebumian seperti penggunaan berbagai jenis batuan untuk bangunan, patung, monumen, dll.   

Tes diberikan dalam bentuk tes teori yang diadakan di Department of Earth Science of University Modena and Regio Emilia (Unimore).  Pengalaman menarik juga diperoleh para peserta pada saat melakukan tes dan lapangan yaitu untuk bidang geosfer di Museum Romawi dan Katedral di Modena dimana peserta diminta untuk mengenali berbagai macam batuan, mineral dan fosil yang terdapat pada bangunan, monumen, dll. Pada tes laboratorium bidang atmosfer di Unimore, peserta melakukan percobaan yang sangat menarik yaitu membuat kabut dan menjelaskan proses pembentukannya.  Bidang hidrosfer melakukan tes lapangan berupa pengukuran stratigrafi temperatur air laut di laguna kota Venesia. Selain itu peserta mengerjakan tes lapangan astronomi di Planetarium F. Martino, Modena dengan melakukan pengamatan matahari dan penentuan rasi bintang.




Keunikan IESO adalah dengan adanya kompetisi berupa International Team Field Investigation (ITFI), dimana para peserta akan dibagi dalam kelompok campuran yang anggotanya dari berbagai negara dan kemudian diminta menyelesaikan sebuah tugas yang berhubungan dengan berbagai macam fenomena kebumian serta mempresentasikannya.  Penghargaan khusus akan diberikan pada tim terbaik pada kompetisi ini. Peserta pada IESO ini melaksanakan ITFI di Aosta, tempat yang sangat terkenal sebagai tempat tujuan wisata musim dingin di lereng Pegunungan Alpin.





Selain kegiatan kompetisi peserta juga diberikan kesempatan untuk mengunjungi beberapa lokasi lainnya seperti Suaka Alam ”Salse di Nirano” dimana peserta melihat fenomena mud volcano dan Museum Arkeologi “Terramare di Montale” yang merupakan lokasi dimana ditemukan peninggalan pemukiman purba pada jaman perunggu (1600-1100 tahun SM).

Setelah bersaing keras dengan 104 siswa peserta lainnya, akhirnya tim Indonesia boleh berbangga karena berhasil meraih 3 medali perak atas nama M. Reza Ardian, Farizky Hisyam dan Anarita Widyaningrum dan 1 medali perunggu atas nama Syera Afita Ratna. Selain itu diperoleh pula penghargaan berupa Best Performance in Astronomy oleh M. Reza Ardian serta Best ITFI Presentation oleh Farizky Hisyam.  Negara dengan prestasi terbaik adalah Taiwan dan Korea Selatan yang sama-sama memperoleh 3 emas dan 1 perak, sedangkan Best Student diraih oleh Ryoo Sang Woo dari Korea Selatan. IESO berikutnya yaitu 6th IESO tahun 2012 akan diselenggarakan di Buenos Aires, Argentina.

 Farizky, Anarita, Syera, dan Reza dengan medali terkalung membawa bendera Indonesia

Laporan ditulis oleh D. Hendra Amijaya
Foto dan video IESO 2011 selengkapnya: www.ieso2011.unimore.it

1 komentar:

Gunawan 21 Februari 2012 08.58  

informasinya d update trs dunkz....

Posting Komentar

Tentang TOIKI.or.id

TOIKI.or.id merupakan situs resmi dari Tim Olimpiade Kebumian Indonesia yang menyediakan berita terbaru seputar Olimpiade Kebumian, materi-materi belajar Kebumian dalam KebumianZone, dan toko resmi buku-buku dan peralatan penunjang pelatihan Olimpiade Kebumian.

Kontak TOIKI

Pembina
Dr. D. Hendra Amijaya, ST, MT
d/a Teknik Geologi UGM
Jl. Grafika 2 Yogyakarta 55281

lebih lanjut >>


  © Blogger template Simple n' Sweet by Ourblogtemplates.com, improved bySaushine2011

Back to TOP