`

Penutupan Pelatnas Tahap I, Belum Bisa Bernapas Lega

>> Minggu, 27 November 2011

Setelah 1 bulan berjuang di Pelatnas Tahap pertama, akhirnya tiba juga waktu yang ditunggu-tunggu ke-26 teman kita peserta Pelatnas Kebumian. Hari Selasa, tanggal 22 November 2011 kemarin, kegiatan Pelatihan Nasional tahap pertama yang dilaksanakan di Yogyakarta ini pun ditutup dengan resmi. Acara penutupan dilaksanakan di Ruang Pertemuan Hotel University, Maguwo, Yogyakarta. Ketiga mapel yang dikarantina bersama-sama di Yogyakarta selama 1 bulan kemarin, yaitu Kebumian, Matematika dan Fisika berkumpul bersama-sama dalam acara penutupan tersebut. Acara dibuka oleh wakil dari Dinas Pendidikan, serta diisi dengan laporan dari koordinator masing-masing bidang.

Pembukaan oleh para Mentor dan Dinas Pendidikan
Namun sayangnya, acara penutupan kali ini sedikit banyak membuat para peserta, khusunya peserta Kebumian merasa kecewa. Soalnya, sampai penutupan selesai para peserta masih belum tahu hasil dari Pelatnas I ini. Kalo biasanya para peserta bakal tahu hasilnya saat penutupan, kali ini teman-teman kita harus menunggu pengumuman yang dikirim lewat surat. Menurut wakil dari Dinas Pendidikan yang menutup pelatihan ini, peserta yang lolos ke tahap kedua tidak hanya dinilai dari akademik saja, tapi juga dinilai dari aspek lain, seperti sikap terhadap dosen dan hubungan dengan teman lain selama pelatnas, serta kemampuan mengikuti pelajaran dengan baik. Faktor-faktor lain itu yang belum dinilai oleh para mentor dan juga asisten, sehingga pengumuman peserta yang lolos ke tahap berikut masih harus menunggu. :)


Evan Sugiarto, salah satu peserta Pelatnas dari Jawa Timur mengaku dirinya sudah "deg-degan" menanti pengumuman, jadi berharap peserta yang lolos ke tahap berikutnya akan segera diumumkan. Siswa kelas XI SMA Klara Petra 2 Surabaya ini mengaku tidak yakin kalo bakal lolos ke tahap selanjutnya, karena ia tidak begitu yakin sewaktu mengerjakan Tes Komprehensif. Masalahnya, waktu yang diberikan saat Tes Komprehensif terasa sangat singkat, sementara banyak soal yang harus dikerjakan. Namun biar begitu, di antara materi-materi Kebumian, Evan paling menyukai bidang Astronomi lhoo... Bidang yang justru jadi momok buat anak-anak Kebumian. :)

Lain lgi sama teman kita yang lain, Eka Dhamayanti. Siswi SMA N 1 Mojoagung ini malah mengganggap bidang Atronomi yang paling susah, namun Eka berpikir optimis bakal masuk ke pelatnas tahap berikutnya. Padahal, Eka mengaku kesulitan juga saat mengerjakan Tes Komprehensif. "Yaah.. Tapi kan optimis boleh-boleh aja, Kak." ujarnya sambil tertawa, saat diwawancarai oleh Tim KebumianZone. Ya, setuju banget sama  Eka. Teman-teman kita ini harus selalu optimis sambil menunggu pengumuman Pelatnas. SEMANGAT ! :)
Peserta Pelatnas Kebumian tahap I beserta asisten pendampingnya

Read more...

Pelatnas Tahap I 2011 : Pelatnas 3 in 1

>> Sabtu, 26 November 2011

Tidak terasa 1 bulan sudah dijalani oleh 26 siswa peserta Pelatihan Nasional Olimpiade Kebumian 2011 tahap I.  Selama 1 bulan terakhir ini, yaitu dari tanggal 23 Oktober hingga 22 November yang lalu, sebanyak 26 siswa pemegang medali Olimpiade Sains Kebumian bersaing sekaligus belajar bersama dalam Pelatnas Kebumian yang  diselenggarakan di Kota Yogyakarta ini, bersama-sama dengan peserta Pelatnas yang lain, yaitu dari mapel Matematika dan Fisika.
Pelatnas Kebumian kali ini terasa istimewa, karena para mentor menyusun strategi yang berbeda untuk menyeleksi calon peserta IESO ke-6 ini. Kalo dulu biasanya Pelatnas I diisi dengan materi-materi geologi selama sebulan penuh, maka kali ini tiga bidang dalam Kebumian, yaitu Geologi, Meteorologi dan Astronomi harus dipelajari teman-teman kita ini selama satu bulan penuh. Sementara untuk Oceanografi akan diberikan di Pelatnas selanjutnya. Namun biar ketiga bidang tersebut diberikan bersama, tidak berarti semua materi Kebumian habis dipelajari dalam sekali Pelatnas. Dalam Pelatnas selanjutnya ketiga bidang itu akan kembali dipelajari dengan materi yang lebih meningkat.
Menurut Pak Hendra Amijaya, koordinator pelatihan ini, perubahan materi di awal Pelatnas ini disiasati agar nantinya, wakil Indonesia untuk IESO ke-6 adalah siswa yang benar-benar dapat menguasai keempat bidang ilmu Kebumian. Hmm.. Tentunya kita berharap yang terbaik untuk tim Indonesia berikutnya.


Dalam 4 minggu karantina di Hotel University, Yogyakarta, setiap minggu nya dihabiskan untuk bidang yang berbeda. Pada minggu pertama peserta mendapatkan materi Geologi berupa Kristalografi dan Mineralogi, Mineralogi Optik dan Peta topografi, yang diberikan oleh dosen-dosen dari Teknik Geologi UGM. Materi ini ditutup dengan fieldtrip ke daerah Kulon Progo untuk melihat mineral-mineral yang banyak dijumpai di sana.
Minggu kedua dihabiskan teman-teman kita untuk belajar Meteorologi, yang diampu oleh dosen-dosen dari Institut Teknologi Bandung, yaitu Pak Zadrach Dupe dan Pak Joko Wiratmo. Minggu meteoreologi pun kembali diakhiri dengan fieldtrip, kali ini teman-teman kita ini berkunjung ke BMKG Gamping untuk mempelajari alat-alat pengamatan meteorologi.
Nah, minggu ketiga adalah minggu yang bertabur bintang, karena materi yang dipelajari selama minggu ini adalah astronomi. Kali ini Pak Hakim L. Malasan dan Pak Dhani Hediwijaya dari ITB yang bertugas memberikan materi buat para peserta Pelatnas.
Minggu terakhir pelatihan kembali diberikan materi Geologi, yaitu Petrologi Batuan Beku, Vulkanologi serta Hidrogeologi. Sebagai penutup, ke-26 peserta Pelatnas 'jalan-jalan' ke Bayat melihat singkapan-singkapan batuan disana.


Untuk menyeleksi ke-26 peserta Pelatnas ini untuk tahap selanjutnya, para panitia dan mentor memberikan 7 kali Tes yang dilaksanakan setelah pemberian materi selesai serta satu kali Tes Komprehensif di akhir pelatihan. Dari tes-tes ini nantinya akan dipilih teman-teman yang akan lanjut ke Pelatnas Tahap ke-2. Well, kita tunggu saja nama-namanya y.. ;)


NB : Foto-fotonya menyusul y.. tunggu saja teman-teman.. :)

Read more...

Tentang TOIKI.or.id

TOIKI.or.id merupakan situs resmi dari Tim Olimpiade Kebumian Indonesia yang menyediakan berita terbaru seputar Olimpiade Kebumian, materi-materi belajar Kebumian dalam KebumianZone, dan toko resmi buku-buku dan peralatan penunjang pelatihan Olimpiade Kebumian.

Kontak TOIKI

Pembina
Dr. D. Hendra Amijaya, ST, MT
d/a Teknik Geologi UGM
Jl. Grafika 2 Yogyakarta 55281

lebih lanjut >>


  © Blogger template Simple n' Sweet by Ourblogtemplates.com, improved bySaushine2011

Back to TOP