`

Ada Tektonik Lempeng di Mars? Peneliti UCLA Temukan Bukti Lempeng Tektonik di Planet Merah

>> Jumat, 24 Agustus 2012

 Ilmuwan dari University of California, Amerika Serikat baru-baru ini menemukan bukti yang cukup mengejutkan bahwa Mars diindikasikan memiliki sistem tektonik lempeng yang aktif. Penelitian yang dipublikasikan di jurnal Lithosphere bulan Agustus ini meruntuhkan anggapan bahwa lempeng tektonik hanya ditemukan di planet Bumi. Profesor An Yin dari Departemen Ilmu Bumi dan Antariksa UCLA menyatakan bahwa Mars berada pada tahap awal dimulainya tektonik lempeng. Dia dapat menunjukkan bahwa sedikitnya terdapat dua buah lempeng aktif di permukaan Mars.

Kesimpulan ini didapat dari analisis citra permukaan planet Mars yang diambil oleh kamera wahana Odyssey dan Mars Reconnaissance Orbiter. Dari citra tersebut, An Yin dapat menunjukkan banyaknya sistem ngarai/tebing yang sangat panjang, bahkan lebih panjang dari yang ada di Bumi. Seperti Valles Mariner dengan panjang 2.500 mil atau 9x Grand Canyon di AS. Permukaan Mars bergerak cukup dalam dan jauh secara horizontal yang mirip dengan sistem patahan lempeng yang membuka dan bergerak horizontal (strike slip fault), seperti Sesar San Andreas.

Valles Marineris yang Dianggap Sebagai Bukti Tektonik Lempeng Mars (sumber: MoLa Science Team/NASA)

Temuan An Yin cukup menggegerkan karena selama ini para ahli menganggap bahwa aktivitas tektonik Mars telah mati karena intinya telah membeku menjadi padat. Anggapan ini didasarkan pada sabuk magnetik mars yang sangat lemah, berbeda dengan Bumi yang sabuk magnetiknya kuat menahan badai matahari karena Bumi memiliki inti cair. Sehingga disimpulkan inti Mars telah menjadi padat. Adanya temuan An Yin tentang lempeng tektonik aktif di Mars mendorong ilmuwan berspekulasi bahwa mungkin inti Mars memiliki bagian cair.

Tertarik dengan hasil penelitian An Yin dan juga penelitian- penelitian menarik lainnya tentang Mars, NASA merencanakan peluncuran wahana InSight pada 2016 yang memfokuskan pada studi seismologi, geodesi, dan termodinamika pada bagian dalam planet yang ukurannya setengah Bumi ini, sesuai namanya yaitu Interior exploration using Seismic Investigation Geodesy and Heat Transport (InSight). Tak mau kalah, Uni Eropa juga akan meluncurkan misi ExoMars pada 2016 dan 2018. Tampaknya eksplorasi planet Merah menjadi prioritas proyek- proyek antariksa modern ini, dengan ambisi di masa depan umat manusia mampu menjejakkan kaki untuk pertama kalinya di planet lain.

Sumber: Republika, 24 Agustus 2012

0 komentar:

Posting Komentar

Tentang TOIKI.or.id

TOIKI.or.id merupakan situs resmi dari Tim Olimpiade Kebumian Indonesia yang menyediakan berita terbaru seputar Olimpiade Kebumian, materi-materi belajar Kebumian dalam KebumianZone, dan toko resmi buku-buku dan peralatan penunjang pelatihan Olimpiade Kebumian.

Kontak TOIKI

Pembina
Dr. D. Hendra Amijaya, ST, MT
d/a Teknik Geologi UGM
Jl. Grafika 2 Yogyakarta 55281

lebih lanjut >>


  © Blogger template Simple n' Sweet by Ourblogtemplates.com, improved bySaushine2011

Back to TOP